Ayo Kenali Ciri – Ciri Pembuluh Darah Vena

Ketika sedang lelah kemudian mengamati tangan dan mendapati ada guratan – guratan biru, itu adalah ciri – ciri pembuluh darah vena. Yaitu salah satu jaringan pengangkut pada seluruh bagian tubuh agar balik ke jantung. Karena sifat dan arah peredarannya yang menuju jantung, disebut juga sebagai pembuluh balik.

Ciri – Ciri Pembuluh Darah Vena

Peranan pembuluh ini teramat penting, terutama untuk sel – sel di tubuh manusia. Setiap sel atau jaringan memerlukan oksigen serta zat – zat lainnya seperti glukosa sebagai sumber energi. Zat – zat tersebut diangkut oleh darah. Sehingga untuk terus mampu menyuplainya, darah perlu dikembalikan menuju jantung.

Tanpa adanya peranan jaringan pengangkut balik ini, berbagai aktivitas sel akan terganggu. Permasalahan – permasalahan yang terjadi karena pembengkakan pembuluh atau sering disebut sebagai varises juga mempengaruhi aktivitas sehari – hari. Untuk mencegah terjadinya gangguan serta mengoptimalkan fungsinya, perlu menjaga kesehatan aliran darah.

Mengenal Peredaran Darah Pada Manusia

Manusia dalam mengedarkan nutrisi dari hasil makanan yang telah dicerna menggunakan media darah. Tidak hanya nutrisi, tetapi juga oksigen yang diperlukan pada hampir seluruh kegiatan sel tubuh. Sifatnya adalah peredaran tertutup. Yaitu seluruh pipa (pembuluhnya) terhubung satu dengan lainnya, mulai dari jantung hingga kembali lagi ke jantung.

Sehingga antara pengangkut darah dari jantung, atau disebut sebagai nadi, dengan vena tidak terpisah. Untuk mampu mengidentifikasinya, biasanya dilihat melalui ciri – ciri pembuluh darah vena. Jika terdapat katup – katup, maka itu adalah jaringan pengangkut balik bukan nadi. Katup – katup tersebut berfungsi untuk menjaga aliran darahnya tetap searah.

Selain pembuluhnya, juga terdapat organ lain sebagai pendukung penting. Yaitu jantung, sebagai pusat serta pemompa darahnya. Secara umum tugasnya ada dua, yaitu mengalirkan darah kotor (mempunyai kandungan karbon dioksida) menuju paru – paru serta mengalirkan darah bersih (memiliki kandungan oksigen) untuk proses metabolisme.

Mengedarkan Balik Menuju Ke Jantung

Setelah mengirimkan nutrisi, serta menukarkan oksigen dengan karbon dioksida, darahnya menjadi kotor. Ini perlu dikirim kembali pada jantung agar dipompakan ke paru – paru, sehingga bisa membuang karbon dioksida melalui pernafasan. Serta kemudian mengikat oksigen kembali. Proses ini dilakukan berulang – ulang selama manusia masih hidup.

Perannya yang demikian, membuatnya berbeda dari Nadi. Perbedaan pertama terdapat pada letaknya, cenderung terletak dekat kulit. Meskipun berdekatan dengan tubuh luar, tetapi detaknya tidak bisa dirasakan. Hal ini karena kondisinya sudah sangat jauh dari jantung, sehingga terlalu lemah untuk mampu dirasakan, berbeda dengan nadi.

Ciri – ciri pembuluh darah vena berikutnya adalah lebar pembuluhnya cenderung tipis serta tidak elastis. Hal ini berbeda dengan nadi yang cenderung kuat serta elastis. Perbedaan ciri tersebut disebabkan karena vena tidak menerima tekanan jantung secara langsung sehingga tidak memerlukan dinding tebal pada pembuluhnya.

Kondisinya yang tidak menerima pompa langsung dari jantung menyebabkan tekanan darahnya menjadi rendah. Katup – katup ada di sepanjang pembuluhnya, berusaha mengalirkan tetap searah menuju jantung. Selain itu ciri lainnya adalah ketika mengalami luka, darahnya tidak memancar melainkan merembes. Keluar secara lambat dan perlahan – lahan.

Baca juga: ciri pembuluh darah arteri

Proses Aliran Darah Serta Peran Vena

Jika dimulai dari aliran darahnya pada seluruh tubuh, nantinya akan bermuara pada satu pengangkut besar. bernama vena cava, menuju arah jantungnya. Di sana nantinya akan dialirkan menuju paru – paru, hingga terdapat proses pertukaran gas di alveolus. Setelah pertukaran tersebut barulah di kirimkan kembali.

Setelah itu darahnya akan dialirkan menuju keseluruhan bagian tubuh, dipompa serta diterima oleh nadi besar yang dikenal sebagai aorta. Pembuluhnya sangat tebal dan besar agar mengimbangi tekanan dari jantungnya. Dialirkan menuju kapiler – kapiler (saluran kecil untuk mengantarkan ke sel dan jaringan) hingga akan dibawa kembali oleh pembuluh balik.

Karena di sini tekanan pompanya sudah tidak lagi terasa kuat, untuk mampu mengatasi serta memastikan aliran darahnya tetap menuju jantung, maka terdapat ciri – ciri pembuluh darah vena yang dilengkapi katup – katup searah. Sehingga meskipun melawan gravitasi serta tekanannya rendah tetap mampu mengalir tanpa hambatan.

Nutrisi yang telah dicerna, dapat diserap oleh berbagai sel serta jaringan dikarenakan adanya peran sistem peredaran darah. Salah satunya adalah peranan jaringan pengangkut balik untuk mengangkut sisa metabolisme. Dengan salah satu ciri – ciri pembuluh darah vena yang paling dekat adalah adanya guratan biru di sekitar kulit.


Selain melakukan pola hidup sehat Anda bisa membantu melancarkan peredaran darah dengan jam terapi dr laser.

error: Content is protected !!