Cara Kerja Otot Jantung dan Jenis Otot Lainnya

Tentu cara kerja otot jantung sangatlah istimewa, hal ini sangat penting karena salah satu fungsinya adalah membantu dalam sistem peredaran darah manusia. Apabila otot-otot tersebut bermasalah maka fungsinya juga terganggu. Oleh sebab itu, jaga kesehatan Anda agar tidak mengalami masalah-masalah lain mengenai kerja jantung.

cara kerja otot jantung

Jantung selalu memompa darah, namun saat kita tertidur maka kinerjanya lebih ringan. Sehingga sangat perlu untuk istirahat yang cukup agar oksigen ditubuh terpenuhi dengan baik. Bahkan tidur dengan waktu cukup juga dapat mempengaruhi kinerja organ lain sehingga badan akan tetap bugar saat bangun di pagi.

Sehat bukan hanya pada badannya saja, tetapi pikiran juga. Karena apabila Anda strees maka kinerja cardio juga lebih cepat kemudian oksigen yang diedarkan tidak sesuai. Kemudian pada otak yang bekerja terus menerus dan akhirnya mengakibatkan kelelahan maka akan rentan mengalami kecemasan dan palpitasi.

Palpitasi adalah jantung yang berdebar-debar tanpa alasan yang pasti. Hal ini apabila berlangsung secara terus menerus berarti ada kelainan lain. Cara kerja otot jantung juga lebih keras sehingga detaknya semakin cepat. Hal tersebut mengakibatkan otak tidak terpenuhi oksigennya sehingga masih mengantuk di pagi hari.

Bagaimana Tentang Anatomi Jantung Anda

Untuk mengetahui cara kerja otot cardio maka pahami dulu bagaimana anatominya. Sehingga penjelasannya lebih mudah dipahami oleh anda. Tubuh sendiri memiliki 3 otot komponen yang sangat penting yaitu otot lurik/jantung, rangka dan polos. Otot jantung disebut juga lurik, semua otot ini juga memiliki fungsinya masing-masing.

Untuk cara kerja otot jantung ini juga sangat unik. Bekerja dibawah kesadaran, sehingga Anda tidak dapat mengendalikannya. Atau bisa diartikan sebagai bekerja secara otomatis. Kemudian ada juga namanya sel pacu jantung, sel inilah yang mempengaruhi aktivitas dari otot lurik ini sehingga dapat bekerja secara semestinya.

Untuk orang yang mengalami henti jantung maka bisa dilakukan pacu jantung. Hal inilah yang membuat jantungnya berdetak kembali. Tetapi tidak semua bisa kembali, karena alat tersebut hanya untuk memacu jantung agar bekerja kembali. Saat sudah mengalami kematian maka cara kerja otot jantung juga berhenti.

Lalu ciri-ciri otot lurik ini yaitu selnya berbentuk semacam serabut-serabut lurik dan bercabang-cabang. Kemudian memiliki inti sel yang letaknya berada ditengah, selanjutnya bekerja diluar kesadaran manusia yang tidak dapat diperintah oleh otak, akan tetapi dipengaruhi oleh oksigen yang nantinya akan diedarkan ke seluruh tubuh.

Kemudian untuk fungsi ototnya sendiri adalah membantu dalam sistem peredaran darah manusia, selanjutnya membantu dalam pernafasan, proses pencernaan, reproduksi manusia, kemudian juga menjaga keseimbangan tubuh. Macam-macam fungsi ini akan berjalan dengan baik apabila tidak ada masalah lain.

Baca juga: detak jantung normal per menit

Cara Kinerja Otot dan Penyakit yang Mempengaruhinya

Sel pacu berfungsi untuk mengendalikan kontrasi pada jantung anda. Kemudian sel syaraf tersebut akan mengirim sinyalnya kepada sel pacu tersebut. yang nantinya mendorongnya apakah cepat maupun lambat pada detak jantungnya. Kemudian jika sistem tersebut bekerja dengan baik maka kardiovaskuler tubuh juga bagus.

Kemudian untuk penyakit yang mempengaruhinya adalah kardiomiopati. Penyakit ini menyerang jaringan otot pada jantung atau cardio. Cardio tersebut akan kesulitan dalam memompakan darah untuk diedarkan keseluruh tubuh. Akibatnya kinerja cardio semakin melemah. Sehingga bisa timbul masalah lain karena kekurangan oksigen dalam darah.

Hal ini disebut juga gagal jantung. Orang yang menderita penyakit ini sangat rentan mengalami masalah penyakit lain sehingga bisa menyebabkan kematian. Oleh sebab itu, untuk segera memeriksakan diri apabila mengalami masalah atau tanda-tanda kardiomiopati, agar penyakitnya itu segera ditangani. Kemudian kardiomiopati dibagi lagi menjadi 3.

Yaitu hipertopik dan dilatasi, restriktif. Untuk kardiomiopati hipertopik yaitu pada saat otot-otot jantungnya membesar dan mengalami penebalan. Kemudian penebalan tersebut menyebabkan cardio yang bekerja sangat keras. Namun, tidak perlu khawatir karena penyakitnya ini disebabkan kelainan genetic pada saat bayi lahir. Kemudian kardiomiopati dilatasi dan restriktif.

Untuk dilatasi disebabkan karena masalah otot pada bilik kiri membesar juga meregang sehingga darah yang terpompa tidak bisa sempurna atau disebut juga masalah katup cardio. Kemudian untuk retstriktif dikarenakan otot menjadi kaku kemudian tidak elastis. Sehingga cara kerja otot jantung juga tidak bisa maksimal.


Selain jalani pola hidup sehat Anda bisa cegah penyakit jantung dengan dr laser.

error: Content is protected !!